EXPOSEMEDIA, MANADO—Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) yang berada di Sulawesi Utara, Rabu (21/01/2025) malam resmi dikukuhkan dan dilantik oleh Sekretaris Jenderal KKIG Pusat, Efendy Payuyu di Gedung Mapalus, Kantor Gubernur Provinsi Sulut. H. Ulyas Taha yang juga Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulut dipercayakan sebagai Ketua DPD KKIG Sulut.
Ulyas Taha pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat rantau Gorontalo di Sulawesi Utara atas dukungan, kepercayaan, dan amanah yang diberikan kepadanya. Ulyas juga mengaku dukungan semua pihak tersebut, dia optimis KKIG Sulut dapat berkiprah lebih kuat dan memberi manfaat nyata bagi warga KKIG dan masyarakat Sulawesi Utara.
Ulyas Taha yang juga Ketua PWNU Sulawesi Utara ini menyampaikan penghargaan khusus kepada Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Gubernur Gorontalo, Dr, Ir, Gusnar Ismail yang telah memberikan perhatian dan dukungan untuk KKIG Sulut yang memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan, kerukunan, dan kohesi sosial di tengah kemajemukan masyarakat Sulut.
Sementara Gubernur Sulut, Yulius Selvanus yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Provinsi Sulut, Darwin Muksin mengatakan bahwa KKIG Sulut harus menjadi kekuatan sosial yang konstruktif, mendukung program pemerintah, serta ikut merawat kerukunan sebagai modal sosial utama pembangunan daerah. Gubernur juga menegaskan bahwa Pemprov Sulut memandang KKIG adalah bagian penting dari pilar sosial masyarakat.
Tak lupa juga Gubernur Yulius menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus KKIG Sulut dan berharap KKIG akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan mendukung pembangunan daerah.
Dukungan juga dari Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dalam sambutannya diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Gorontalo, Sila Botutihe menyampaikan bahwa keberadaan KKIG di tanah rantau merupakan kekuatan sosial dan kultural yang harus terus dirawat. Gubernur Gusnar Ismail tak lupa menitip pesan agar KKIG Sulut tetap menjaga identitas kultural Gorontalo sekaligus menjadi jembatan persaudaraan dengan masyarakat Sulawesi Utara.(ale/*)







