EXPOSEMEDIA, MANADO—Menghadapi arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah, Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah VIII Manado meminta seluruh operator bandara berikan pelayanan terbaik dan menjamin kenyamanan penumpang. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Otban Wilayah VIII Manado, Ambar Suryoko dalam kegiatan Pembukaan Posko Monitoring Layanan Angkutan Udara Lebaran 2026 di Lobby Keberangkatan Bandar Internasional Sam Ratulangi, Manado Jumat (13/03/2026).
Ambar mengatakan bahwa Otban Wilayah VIII Manado mengambil peran sebagai garda terdepan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun 2026 ini. “Berdasarkan data proyeksi, jumlah pengguna jasa angkutan udara di Bandara Sam Ratulangi pada periode Lebaran 2026 diperkirakan menembus 111.084 penumpang. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 102.000 penumpang,” terangnya.
Olehnya Ambar mengingatkan kepada seluruh operator agar penumpang dilayani dengan baik. “Ini adalah hajat orang banyak untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman. Sebagai regulator dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, saya menekankan pentingnya komunikasi cepat antara maskapai dan penumpang, terutama jika terjadi keterlambatan alias delay,” tegasnya.
Lanjutnya, apabila terjadi keterlambatan, pihak airline harus segera memberikan informasi kepada pengguna jasa. “Jangan sampai mereka sudah mepet waktu ke bandara, ternyata ada perubahan jadwal. Komunikasi dan koordinasi antar-operator sangat krusial untuk mengantisipasi kejadian di masa lalu,” ucap Ambar mengingatkan.
Ambar juga menambahkan, selain pelayanan, faktor keselamatan menjadi poin yang tidak bisa ditawar. “Mengingat kondisi cuaca ekstrem seperti angin kencang yang sempat mengganggu jadwal penerbangan baru-baru ini, kami meminta semua pihak tetap waspada. Kami minta aspek keselamatan tetap yang utama. Jika cuaca buruk, pastikan operasional ditunda sampai kondisi benar-benar membaik,” pungkasnya.
Diketahui, guna memastikan pengawasan berjalan maksimal selama 16 hari yakni, H-8 hingga H+8 Lebaran, Otban Wilayah VIII Manado juga menyiagakan posko internal yang akan berkolaborasi dengan Posko Terpadu PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports). Otban Wilayah VIII Manado juga siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder untuk menyikapi setiap potensi gangguan, baik akibat penumpukan penumpang maupun faktor cuaca.
Posko Monitoring ini juga melibatkan 105 personil gabungan dari berbagai instansi terkait, termasuk TNI, Polri, BMKG, hingga pihak karantina, yang akan bersiaga selama 24 jam penuh hingga 30 Maret 2026 mendatang.(ale/*)







