Page 3 - EXPOSEMEDIA.ID - Edisi Kamis, 7 Januari 2021
P. 3
EXPOSEMEDIA KOTA
MANADO 3
KAMIS,
7
JANUARI
2021
Kadis
Ivan
Sumenda:
Semua
Vaksin
Ada
Resiko
dan
Efek
Samping
EXPOSEMEDIA,
MANADO
—
Gonjang
ganjing
terkait
isu
efek
berbahaya
dari
vaksin
Covid-19,
ditanggapi
Kepala
Dinas
Kesehatan
Kota
Manado
dr.
Ivan
Sumenda
Marthen.
Tidak
Semua
Bisa
Menerima
Vaksin
Sinovac,
Berikut
Penjelasannya
EXPOSEMEDIA,
MANADO
—
Dalam
waktu
dekat
pemerintah
akan
mulai
melakukan
vaksinasi
COVID-
19.Selasa
(15/1/2021)
lalu,
sebanyak
15.000
dosis
vaksin
jenis
sinovac
tiba
di
Sulut.
aksin
yang
tiba
saat
ini
me- sudah
ada
kekebalan
di
dalam
tubuh,
rupakan
bagian
dari
total
tidak
logis
untuk
menyuntikkan
Vsebanyak
23.000
dosis
vaksin
vaksin
supaya
dicetus
lagi
proses
tahap
pertama
untuk
Sulut. pembentukan
kekebalannya,”
jelas
Masih
ada
8.000
dosis
lagi
yang
Dandel.
akan
tiba
sebelum
jadwal
vaksinasi
Lanjut
Dandel,
14
poin
tadi
hanya
serentak
tanggal
13-14
Januari.
untuk
vaksin
jenis
Sinovac,
ke-
Jubir
COVID
Sulut
dr
Steaven
mungkinan
akan
berbeda
aturan
Dandel
menjelaskan
beberapa
kriteria
untuk
vaksin
jenis
lainnya.
yang
tidak
bisa
menerima
vaksin.
Diketahui,
untuk
tahap
awal,
Sesuai
SK
Dirjen
Pencegahan
dan
vaksinasi
akan
dilakukan
kepada
epada
media,
Ivan
Sumenda
men- Pengendalian
Penyakit
Kemkes
No
Sum-ber
Daya
Manusia
Kesehatan
jelaskan
bahwa
semua
vaksin
ada
02.02/4/1/2021
tentang
petunjuk
teknis
(SDMK),
disusul
tahap
II
kepada
TNI,
Kresiko
dan
efek
samping,
tidak
pelaksanaan
vaksinasi
dalam
rangka
Polri
dan
ASN
untuk
pelayan-pelayan
publik
yang
ada
di
depan
semisal
p e n a n g - g u l a n g a n
C O V I D - 1 9 ,
hanya
untuk
vaksin
COVID-19.
sedikitnya
ada
14
kondisi
tubuh
yang
guru.
“Namanya
imunisasi,
semua
ada
resiko
tidak
bisa
diberi
vaksin
Covid-19
Adapun
jenis
vaksin
yang
ada
efek
samping.
Sehingga
ada
syarat- produksi
sinovac,
yaitu: diperoleh
Indonesia
yaitu
dari
Cina
-
Pernah
terkonfirmasi
positif
Covid-
Sinovac
125
juta
dosis,
dari
Amerika-
syaratnya
sebelum
mendapatkan
vaksin,”
19 Canada
Novavax
50
juta
dosis,
dari
ucap
Ivan
Sumenda,
Rabu
(6/1/2021). -
Ibu
hamil
dan
menyusui Inggris
AstraZeneca
50
juta
dosis,
serta
Lanjut
Sumenda,
pada
kondisi
tertentu,
-
Menjalani
tetapi
jangka
panjang
Pfizer
dari
perusahaan
Amerika-
tubuh
dianggap
bisa
bisa
menerima
vaksin
terhadap
penyakit
kelainan
darah Jerman
50
juta
dosis.
(bm/*)
sehingga
nantinya
petugas
medis
yang
-
Penyakit
jantung
akan
menentukan
apakah
pasiennya
aman
-
Autoimun
(lulus,
sjogre,
vasculitis
-
Penyakit
ginjal
atau
tidak
saat
akan
divaksin.
-
Reumatik
autoimun
“Tadi
saya
cek
lagi
untuk
penanganan
-
Penyakit
saluran
pencernaan
kronis
protap
Kejadian
Ikutan
Pasca
Imunisasi
-
Penyakit
hipertiroid
(KIPI),
setelah
ada
imunisasi
efek
samping
-
Penyakit
kanker,
kelainan
darah,
defisiensi
imun,
penerima
transfusi
itu
seperti
apa.
Jadi
kami
sudah
mengatur
-
Gejala
ISPA
(Batuk,
pilek,
sesak
prosedurnya
ketika
ada
terjadi
efek
napas)
7
hari
sebelum
vaksinasi
samping
pada
waktu
vaksin
sampai
pada
-
Diabetes
melitus
rujukannya
seperti
apa,”
ujar
Sumenda. -
HIV
Sumenda
juga
menyampaikan
Dinkes
-
Penyakit
paru
(asthma,
tuberkolosis)
Manado
sudah
melakukan
rapat
tim
kecil
“Untuk
komorbid
(penyakit
bawaan,
persiapan
vaksin
Covid-19,
yang
nantinya
red)
hipertensi
dan
diabetes
itu,
pada
akan
dilanjutkan
pada
rapat,
Senin
kondisi
tertentu
bisa
diberikan
vaksin.
(10/1/2021)
nanti. Kondisi
tertentu
itu
adalah
kalo
“Teknisnya
akan
dirapatkan
bersama.
hipertensinya
dan
gula
darahnya
sudah
terkontrol,”
jelas
Dandel,
Rabu
Diperkirakan
sekitar
tanggal
17
Januari
itu
(6/1/2021).
kita
akan
mulai
melakukan
vaksin,”
Kemudian
bagi
penyintas
COVID-19
tandasnya. juga
tidak
divaksin
karena
dianggap
Diketahui
yang
akan
menerima
vaksin
telah
kebal
terhadap
virus.
tahap
pertama
yaitu
dari
fasilitas
“Penyintas
asumsinya
sudah
ada
pelayanan
tingkat
pertama.
(bm/*) kekebalan
terhadap
virus.
Sementara
vaksin
tujuannya
adalah
untuk
membentuk
kekebalan.
Jadi
kalau

