Page 7 - EXPOSEMEDIA.ID - Edisi Kamis, 7 Januari 2021
P. 7
EXPOSEMEDIA NASIONAL 7
KAMIS,
7
JANUARI
2021
HIPMI
Bocorkan
Kunci
Sukses
Terserapnya
Bonus
Demografi
EXPOSEMEDIA,
JAKARTA
—
Himpunan
Pengusaha
Muda
Indonesia
(HIPMI)
membocorkan
kunci
sukses
terserapnya
bonus
demografi
yang
akan
dimiliki
Indonesia.
etua
Ketua
Umum
Badan
malapetaka,
sehingga
usia-usia
Bila
investasi
tidak
masuk
ke
Pengurus
Pusat
(BPP)
HIPMI
produktif
ini
harus
kita
siapkan
Indonesia,
bayang-bayang
pengang-
KMardani
H
Maming
menya- dengan
baik,"
kata
dia. guran
dari
angkatan
kerja
terdidik
kini
Undang-undang
(UU)
Nomor
11
Ia
berkata,
salah
satu
upaya- ada
di
depan
mata.
tahun
2020
tentang
Cipta
Kerja
nya
melalui
penerapan
UU
Cipta
“Bonus
demografi
ini
tentu
bisa
(Ciptaker)
akan
meningkatkan
per- Kerja
untuk
menyiapkan
lapangan
menjadi
bonus
bagi
perekonomian.
tumbuhan
ekonomi,
memperbaiki
kerja
secara
lebih
luas
jelang
bonus
Namun,
ini
bisa
juga
menjadi
ben-
iklim
investasi,
dan
bermuara
pada
demografi
pada
2035.
cana
bila
tidak
ada
lapangan
kerja
menciptakan
lapangan
kerja
seluas-
"Kalau
tidak
mampu
mengelola
bagi
angkatan
kerja
terdidik,”
luasnya
di
Indonesia,
terutama
perizinan
berusaha
mulai
dari
seka- ungkapnya.
pascapandemi
Covid-19
yang
masih
rang,
malah
demografi
justru
akan
Keberadaan
UU
ini
sangat
merajalela. jadi
masalah.
Akibatnya
jadi
beban
diperlukan
untuk
mengatasi
ber-
Mardani
mengatakan,
UU
ekonomi
dan
berdampak
sosial
juga
bagai
permasalahan
yang
ada
serta
Ciptaker
merupakan
komitmen
dan
politik,"
ucap
dia.
tantangan
ke
depan.
Misalnya
untuk
kebijakan
pemerintah
yang
harus
Maming
menambahkan,
kebe- menghilangkan
tumpang
tindih
didukung
dan
diimplementasikan
radaan
UU
Cipta
Kerja
bisa
mem- regulasi
yang
selama
ini
menjadi
dengan
baik.
Sebab,
selain
memper- berikan
dampak
yang
positif
penghambat
investasi.
baiki
iklim
investasi,
regulasi
ini
khususnya
bagi
pengembangan
UU
Cipta
Kerja
yang
terdiri
116
juga
memberikan
dukungan
untuk
UMKM.
Mengingat,
selama
ini
pro- pasal
ini
mampu
merevisi
77
UU
memajukan
usaha
mikro,
kecil
dan
ses
perizinan
membuka
usaha
untuk
sebelumnya
yang
ternyata
isinya
menengah
(UMKM)
dan
mencip- UMKM
selalu
disamakan
dengan
saling
tumpang
tindih
dan
tidak
ada
takan
lapangan
pekerjaan. usaha
besar
sehingga
menimbulkan
kepastian.
"Kita
juga
tidak
bisa
menampik
kesulitan
bagi
pelaku
UMKM.
“Kami
mengajak
semua
pihak
bahwa
pada
tahun
2035,
Indonesia
“UU
Cipta
Kerja
bisa
mem- turut
mendukung
kelancaran
imple-
akan
menuju
pada
puncak
bonus
permudah
UMKM
membuka
usaha.
mentasi
UU
Ciptaker.
Dan
pada
demografi.
Di
mana
pada
tahun
Selain
itu,
kemitraan
pemerintah
akhirnya
pun
UMKM
dan
ekosistem
tersebut,
70
persen
penduduk
juga
didorong
untuk
bisa
meng- dunia
usaha
insya
Allah
ber-
Indonesia
atau
sekitar
148,5
juta
akomodasi
pengembangan
bisnis
kembang
dengan
baik.
Pertum-
merupakan
pemuda
usia
produktif
UMKM.
Tak
hanya
itu,
dengan
ada- buhan
UMKM
dan
investasi
yang
yang
diharapkan
mampu
me- nya
UU
ini
juga
memberikan
kemu- masuk
insya
Allah
berdampak
po-
ningkatkan
perekonomian
bangsa,"
dahan
bagi
koperasi
untuk
men- sitif
dalam
membuka
lapangan
kata
Mardani
di
Jakarta,
Kamis
(7/1). dirikan
koperasi,”
ucapnya. pekerjaaan
baru,”
kata
dia.
Menurutnya,
pada
puncak
bo-
Saat
ini,
negara
membutuhkan
(rep/red)
nus
demografi
di
Indonesia,
sektor
investasi
sektor
swasta
yang
cukup
swasta
akan
memiliki
peran
vital
besar
untuk
menciptakan
lapangan
menyerap
tenaga
kerja
lokal
kerja.
yang
jumlahnya
mencapai
ratusan
juta
orang
tersebut.
Dengan
tersedianya
lapangan
pekerjaan
yang
cukup
maka
mereka
akan
menjadi
mesin
pertumbuhan.
Mereka
akan
mampu
menggerakkan
pere-
konomian
melalui
kon-
sumsi
rumah
tangga.
Bonus
demografi,
kata
dia,
se-perti
layaknya
pedang
bermata
dua.
Bila
tidak
dipersiapkan
lapa-
ngan
pekerjaan,
justru
akan
berdampak
buruk
di
masa
depan.
“Bonus
demografi
ini
seperti
pisau
bermata
dua,
kalau
tidak
hati-hati
ini
akan
membawa

