Page 13 - EXPOSEMEDIA.ID -- Edisi Selasa, 21 April 2020
P. 13
13
EXPOSEMEDIA
DIGITAL
NEWSPAPER
Edisi
Selasa,
21
April
2020
Kartini:
Oase
Ilmu
Pengetahuan
Oleh: Sarkawi B. Husain
Departemen Ilmu Sejarah FIB Universitas Airlangga
K U
m a s i h
m e l i h a t
k e b o d o h a n
d a n
sangat
menginspirasi
perjuangan.
s e n y u m n y a
y a n g
keterbelakangan.
Amembuat
raut
mukanya
Perenungan
dan
gagasan-
bercahaya
ketika
ia
berkata,
Hidup
yang
sudah
sangat
gagasannya
dituangkan
dalam
"Ah,
ibu,
aku
mau
hidup
100
mapan
sebagai
seorang
surat-surat
yang
dikirim
kepada
tahun.
perempuan
keturunan
ningrat
sahabat-sahabatnya
yang
dan
istri
seorang
bupati,
tidak
umumnya
perempuan
Belanda.
Hidup
ini
terlalu
pendek.
membuat
Kartini
tenang.
Ia
Pekerjaan
banyak
sekali
tidak
melawan
kehendak
Surat-surat
itu
kemudian
menjadi
menunggu.
Dan
sekarang
aku
orangtua
yang
memingitnya
karya
yang
luar
biasa.
Pada
titik
bahkan
belum
boleh
memulai.” yang
lalu
menikahkannya
ini,
Kartini
tidak
lagi
hanya
menjadi
dengan
pria
yang
menjadi
tokoh
emansipasi
perempuan,
Petikan
di
atas
adalah
surat
pilihan
orangtuanya.
tetapi
telah
menjadi
oase
ilmu
yang
ditulis
oleh
Raden
Adjeng
pengetahuan
yang
tidak
pernah
Kartini
(1879-1904)
kepada
Sebaliknya,
dia
terus
merenung
kering.
Nyonya
Marie
Ovink-Soer
yang
dan
berpikir
atas
nasib
yang
sudah
dianggap
sebagai
d i a l a m i n y a
d a n
k a u m
Karya-karya
Kartini
tidak
hanya
ibunya
sendiri.
perempuan
Indonesia
saat
itu. menginspirasi
banyak
kalangan,
tetapi
telah
melahirkan
begitu
Surat
itu
merefleksikan
banyak
Oleh
karena
itu,
tidaklah
b a n y a k
k a r y a
d a n
k a j i a n
hal,
tidak
hanya
tentang
dirinya
mengherankan
jika
pada
2
Mei
akademis.
y a n g
h a r u s
m e n e r i m a
1964,
Presiden
Sukarno
kenyataan
harus
dipingit
dan
melalui
Surat
Keputusan
Surat-suratnya
yang
kemudian
menerima
titah
orangtuanya
P r e s i d e n
R I
N o .
1 0 8
menjadi
dokumen
penting
terbit
untuk
menikah
muda,
tetapi
menganugerahkan
gelar
pertama
kali
pada
1911
di
bawah
juga
tentang
cita-cita
luhur
Pahlawan
Kemerdekaan
judul
Door
Duisternis
tot
Licht,
akan
kemajuan
perempuan
N a s i o n a l
k e p a d a n y a .
yang
sering
diterjemahkan
Indonesia. Penganugerahan
ini
tentunya
dengan
Habis
Gelap
Terbitlah
bukan
karena
Kartini
ikut
Terang.
Kartini
telah
menjadi
simbol
memanggul
senjata
melawan
perjuangan
dan
perlawanan
penjajah,
tetapi
karena
ide,
K u m p u l a n
s u r a t - s u r a t
i n i
kaum
wanita
dalam
memerangi
gagasan,
dan
cita-cita
yang
dikumpulkan
dan
diedit
oleh
Dr.

