HomeNasionalSosial Budaya

Hampir 20.000 Sampel Diperiksa, 286 Sembuh, 327 Meninggal

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto

EXPOSEmedia, JAKARTA – Hingga Sabtu (11/4/2020), pemerintah Indonesia mencatat sudah hampir 20.000 Sampel COVID 19 yang diperiksa, dengan jumlah pasien 327 meninggal dunia. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode yang sama juga dilakukan di seluruh dunia guna menegakkan diagnosa dengan pasti.

“Sampel diperiksa di 40 laboratorium di seluruh Indonesia, baik di Jakarta maupun di daerah lain,” ujar Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Sabtu (11/4).

Baca Juga:  Sehari 484 Kasus Baru, Pasien Positif Covid-19 Naik Jadi 12.071

Selain itu, pemerintah juga telah menyediakan lebih dari 790.000 alat pelindung diri (APD) berkualitas premium yang telah didistribusikan ke seluruh Indonesia. Pemerintah berharap keberadaan tersebut membantu para tenaga medis dalam menjalankan tugas.

“Ini semata-mata untuk menjaga agar semua tenaga kesehatan terlindungi dan dapat bekerja dengan baik,” tutur Yurianto.
Kemudian, pemerintah juga mencatat bahwa ada 18 ribu relawan medis dan nonmedis yang terlibat dalam penanganan COVID-19 di Indonesia. Sementara donasi masyarakat mencapai Rp194 miliar.

Jumlah penderita COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat penderita penyakit virus corona (COVID-19) meningkat 330 orang sampai Sabtu (11/4), yang membuat jumlah pasien positif terkini menjadi 3.842 orang.

Baca Juga:  Mendagri Minta Kada Segera Cairkan NPHD Pilkada 2020

Dari total tersebut, 286 pasien dinyatakan sembuh dan 327 orang meninggal dunia. DKI Jakarta masih menjadi wilayah dengan kasus COVID-19 terbanyak di Indonesia dengan 1.903 pasien positif, di mana 142 orang pulih dan 168 orang meninggal dunia. (rin/*)

COMMENTS

Open chat
Berlangganan