Resmi 1 Juli, Sampah di Perumahan GPI akan Dikelola Kecamatan Mapanget

EXPOSEMEDIA, MANADO—Wanita enerjik dan murah senyum ini dikenal sebagai motor penggerak pengelolaan sampah terbaik di Kota Manado. Ya, Camat Mapanget, namanya Deisy Kalalo SE MAP. Berbagai terobosan ia lakukan guna memberikan kualitas pelayanan kebersihan dan pengelolaan sampah yang baik kepada masyarakat.

Dikatakan Deisy, salah satu langkah yang dilakukan adalah melaksanakan evaluasi kinerja pengelolaan sampah secara rutin guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal. “Kami tentunya siap menerima dan menindaklanjuti setiap laporan maupun keluhan warga terkait persoalan sampah dan kebersihan lingkungan,” terangnya.

Lanjut Deisy, pelayanan kebersihan harus diberikan secara optimal karena masyarakat telah memenuhi kewajibannya melalui pembayaran retribusi sampah. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

Baca Juga:  Rakor Satgas TPPO, Kepala BP2MI Ajak Kementerian Lembaga Bangun Kesadaran Ideologis

“Kami terus melakukan evaluasi secara berkala dan siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait sampah maupun kebersihan wilayah. Pelayanan harus maksimal karena warga telah membayar retribusi sampah,” ungkap Deisy saat ditemui di Kantor Kecamatan Mapanget.

Deisy menambahkan, pihaknya telah mengupayakan agar pengangkutan sampah warga dapat dilakukan setiap hari, sehingga tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan lingkungan.

Deisy juga mengatakan, kalau mulai 1 Juli 2026 mendatang, Kecamatan Mapanget akan mendapat tambahan wilayah kerja pengangkutan sampah di kawasan Perumahan GPI yang sebelumnya dikelola oleh Perumda Pasar. Nah, utuk mendukung perluasan layanan tersebut, pemerintah kecamatan berencana menambah armada serta personel pengangkut sampah.

Baca Juga:  Ketua Projo Sulut: Ketum Budie Arie Setiadi Pejuang Dalam Berantas Judol

“Dengan bertambahnya wilayah pelayanan, kami akan menyesuaikan kebutuhan operasional melalui penambahan armada dan personel agar pelayanan tetap berjalan optimal,” katanya.

Deisy juga memaparkan bahwa, capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor yang dikelola Kecamatan Mapanget terus menunjukkan tren positif. Bahkan, sejak dirinya menjabat sekitar satu tahun lalu, realisasi PAD mengalami peningkatan hingga 100 persen.

“Peningkatan tersebut menjadi indikator keberhasilan berbagai program pelayanan publik yang terus diperbaiki, termasuk di bidang kebersihan dan pengelolaan sampah yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Dengan evaluasi rutin dan penguatan layanan, Kecamatan Mapanget berharap dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga,” pungkasnya.(ale/*)

Baca Juga:  Umaro dan Ulama Bersatu Indonesia Maju Peradaban Tinggi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *