Page 11 - EXPOSEMEDIA.ID -- Edisi Jum'at, 8 Mei 2020
P. 11

EXPOSEMEDIA
                              DIGITAL
NEWSPAPER










    INTERNASIONAL
    Trump
Kini
Jadi
Raja
Utang
    EXPOSEMEDIA,
JAKARTA
­
  Departemen
Keuangan
AS
mengatakan,
  Pada
 Maret,
 Kongres
 meloloskan
 paket

                          stimulus
2,3
triliun
dolar
AS,
paket
stimulus

               pekan
ini
akan
meminjam
sekitar
3
triliun

    Presiden
Amerika
 Serikat
 (AS)
  dolar
atau
setara
Rp
45
kuadriliun
pada
  terbesar
dalam
sejarah
AS.
    Donald
 Trump
 punya
 julukan
  kuartal
 yang
 akan
 digunakan
 untuk

    baru,
 King
 of
 Debt
 alias
 Raja
  kuartal
ini
saja.
Angka
itu
hampir
enam
  Kantor
Anggaran
Kongres
memperkirakan,

    Utang.
Bagaimana
tidak,
di
eranya,
  kali
lipat
dari
rekor
utang
AS
sebelumnya
  defisit
anggaran
federal
akan
mencapai
3,7

    u t a n g 
 n e g e r i 
 Pa m a n 
 S a m
  pada
2008.
  triliun
dolar
tahun
ini,
naik
dari
1
triliun
dolar

    men unung.
Jumlahnya
luar
biasa
  pada
 2019.
 Sementara,
 utang
 nasional

    fantastis,
mencapai
25
triliun
dolar
  Ada
 pun
 sepanjang
 tahun
 2019,
 AS
  melonjak
di
atas
100
persen
dari
PDB.
    AS
atau
setara
Rp
375
kuadriliun.
  menarik
 utang
 sebesar
 1,28
 triliun
  Kemungkinan
juga
masih
akan
ada
stimulus

               dolar.Meski
 jumlahnya
 sudah
 sangat

    Nolnya
aja
ada
15.
               tinggi,
 pemerintah
 AS
 menilai
 saat
 ini
  yang
 diberikan
 pemerintah
 AS,
 sekitar
 2

               b u k a n 
 ke p u t u s a n 
 t e p a t 
 u n t u k
  triliun
dolar
lagi
akhir
tahun
ini.
Stimulus
itu

     ulukan
 itu
 diberikan
 warga
 AS
  menghentikan
utang.
  disuntikkan
 untuk
 membantu
 pemerintah

     lantaran
 di
 bawah
 kepemimpinan
  negara
bagian
dan
lokal
yang
terpukul
oleh

   JTrump,
pemerintah
negara
adidaya
  Ini
 disepakati
 para
 ekonom.
 Mereka
  krisis.
Sebelumnya,
paket
stimulus
teranyar

   secara
 agresif
 melakukan
 pinjaman
  menyebut,
 AS
 harus
 terus
 menumpuk
  yang
 dirilis
 pemerintah
 AS
 untuk

   hingga
 utangnya
 menggunung.
  utang
 untuk
 mencegah
 kejatuhan
  penanganan
 dan
 penyelamatan
 ekonomi

   Bukannya
 mengurangi
 defisit,
 ketika
  ekonomi
yang
lebih
dalam
lagi.
Sebab,
  dari
 virus
 corona
 setara
 sekira
 14
 persen

   perekonomian
 AS
 kuat,
 Trump
 malah
  jika
ekonomi
benar­benar
terpuruk,
AS
  dari
PDB
AS.
   menumpuk
 lebih
 banyak
 utang
 untuk
  tidak
bisa
membayar
utang
setelah
masa

   membayar
 besar­besaran
 insentif
  krisis
 pandemi
 berakhir.
 Bahkan,
  Semua
itu
akan
menambah
tinggi
tumpukan

   pemotongan
pajak
dan
lonjakan
belanja
  pengawas
 defisit
 mendesak
 AS
 untuk
  utang
AS
yang
sudah
menggunung.
Tetapi,

   negara.     terus
meminjam.  mereka
percaya,
tidak
ada
pilihan
lain
untuk

                          mencegah
 krisis
 lebih
 lanjut.
 Sementara,

   Seperti
dilansir
CNN,
kemarin,
sebelum
  Tapi
 tentu
 saja,
 akan
 ada
 konsekuensi
  sejak
 minggu
 ini,
 Presiden
 Trump

   pandemi
Covid­19
melanda,
rasio
utang
  jangka
 panjang
 dari
 utang
 yang
  menyerukan
 untuk
 mulai
 mengoperasikan

   AS
 terhadap
 PDB­nya
 sudah
 mencapai
  menggunung
 itu.
 Ujungnya,
 akan
  kembali
 kegiatan
 perekonomian
 AS.

   hampir
80
persen,
Rasio
itu
dua
kali
lipat
  muncul
 tingkat
 suku
 bunga
 yang
 lebih
  Langkah
 Trump
 masih
 menimbulkan

   lebih
 tinggi
 dari
 rata­rata
 historis.
  tinggi,
 inflasi
 yang
 lebih
 besar,
 dan
  kekhawatiran
sejumlah
pakar
kesehatan
AS.

   Sekarang,
utang
nasional
AS
bertambah
  kemungkinan,
pajak
yang
lebih
tinggi.  Perekonomian
 AS
 yang
 dibuka
 kembali

   lagi
 karena
 Washington
 dipaksa
  dapat
memicu
penambahan
kasus
kematian

   menyelamatkan
 ekonomi
 AS
 dari
  Saat
ini,
yang
jadi
fokus
adalah
menjaga
  baru
karena
covid­19.
(rmol/*)
   guncangan
terbesar
yang
pernah
ada.
  roda
perekonomian
AS
tetap
bertahan.

  11
|
EXPOSEMEDIA.ID
 |
Edisi
Jum’at,
8
Mei
2020
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16