Page 12 - EXPOSEMEDIA.ID -- Edisi Jum'at, 8 Mei 2020
P. 12

EXPOSEMEDIA
  KOLOM                      DIGITAL
NEWSPAPER
    Berpuasa
ala
Didi
Kempot
    Oleh:
Muhtar
Sadili
(Budayawan)

    Boleh
jadi
banyak
orang
yang
 Semangat
 berbagi
 yang
 ada
  berbagi
pada
sesama.
    belum
 menerima
 kepergian
 dalam
berpuasa,
telah
berhasil

    “The
 Lord
 of
 Broken
 Heart”
 diterjemahkan
 oleh
 Didi.
  Semangat
 berbagi
 dalam

    D i d i 
 K e m p o t 
 S e l a s a
 D a l a m 
  e p i s o d e
  lautan
 pujian
 di
 panggung

    (6/5/2020).
 Seniman
 berjuta
 kedermawanan
 sahabat
  b u k a n 
 b a r a n g 
 m u r a h ,

    s a h a b a t 
 A m b y a r 
 i n i
 Ambyar, 
 kita
 diberikan
  terutama
 sering
 dituding

    meninggalkan
 dunia
 penuh
 pelajaran
 bahwa
 maut
 itu
  sebagai
cara
untuk
bisa
lebih

    kenangan;
 menembus
 batas
 bukan
 memaksa
 kita
 untuk
  terkenal
 dan
 jarang
 dibaca

    sosial,
usia
dan
ekonomi.  sibuk
 diri
 karena
 berlumuran
  sebagai
 ketulusan.Tapi
 Didi

                perbuatan
tidak
bermakna.  berani
 menembus
 tembok

    Nampak
 terasa
 spirit
 berbagi
  ketakutan
 dipandang
 aji

    di
bulan
suci
telah
mengiringi
 Ratusan
kata
yang
disebarkan
  m u m p u n g , 
 d i 
 t e n g a h

    k e p e r g i a n 
 D i d i .
 oleh
 syair
 lagu
 ciptaan
 Didi
  kepedulian
 pada
 pandemik

    M e n g h e m b u s k a n 
 n a fa s
 terpusat
 pada
 satu
 titik
  covid­19
 masih
 jauh
 dari

    terakhir
 ketika
 menjalani
 kepedulian
 pada
 sesama.
  harapan.
    ibadah
 puasa
 yang
 telah
 Bukan
untuk
menjadi
bintang

    menjadi
 idaman
 jutaan
 umat
 dipanggung
 penuh
 puja
 puji
  Harapan
kita
memang
hampir

    muslim
 di
 dunia.
 Pasalnya
 yang
 membosankan,
 tapi
  putus,
 ketika
 ratusan
 nyawa

    bulan
 ramadan
 penuh
 ujian
 untuk
bekal
layak
menjemput
  melayang.
 Makna
 berpuasa

    dan
keberkahan.  maut.  ala
Didi
telah
menjadi
penawar

                           hingga
 menyadarkan
 kita

    Meminjam
 judul
 buku
 M.
 Dalam
pandangan
kaum
sufi,
  bahwa
 konsistensi
 dan

    Qurasih
 Shihab
 “Menjemput
 “menyatukan
 diri
 dengan
  motivasi
 berbagi
 harus
 terus

    Maut”,
 penggalangan
 donasi
 Tuhan” 
 me mang
 but uh
  diperjuangkan.
 Bisa
 jadi
 kita

    untuk
 pandemik
 covid­19
 perjuangan.
Bukan
berpangku
  m e r a s a 
 b e l u m 
 b i s a

    adalah
 cara
 Didi
 menjemput
 tapi
 harus
 menyibukkan
 diri
  melakukannya,
 tapi
 bukan

    maut.
 Dia
 tidak
 berdiam
 diri
 dengan
amal
nyata
dan
terasa
  berarti
 patah
 arang
 untuk

    dengan
kelebihan
dirinya,
tapi
 di
 mata
 manusia.
 Jejak
  mencoba
 dalam
 bentuk
 lain

    berani
 menjadi
 lokomotif
 ketakwaan
harus
diperbanyak
  peduli
pada
sesama.
    kepedulian
 pada
 sesama.M.
 di
mana
pun
kita
berada.
    Qurasih
 Shihab
 memaknakan
  Didi
membuat
banyak
orang
iri

    perjuangan
ibadah
itu
bagian
 Berpuasa
ala
Didi
Kempot
bisa
  karena
 berujung
 manis.

    dari
usaha
menjemput
maut,
 menjadi
 contoh
 puncak
  Seorang
 pengamen
 jalanan

    y a n g 
 d a l a m 
 b u k u n y a
 k e s a d a r a n 
 b e r t a q w a .
  yang
mencoba
peruntungan
di

    d i p a d a t k a n 
 d e n g a n
 Kesalehan
 sosial
 yang
 dia
  Ibu
Kota
hingga
terkenal
pada

    melakukan
tahlil,
tahmid
dan
 perlihatkan
pada
kita
di
ujung
  dua
 tahun
 terakhir,
 tapi

    perbuatan
 terpuji
 lainnya.
 drama
kemanusiaan
dirinya
di
  menutup
 usia
 dalam
 bulan

    Menurutnya,
 kita
 harus
 muka
 bumi,
 harus
 membuat
  yang
penuh
berkah.
    m e n y e d i a k a n 
 b a n y a k
 kita
 iri.
 Bukan
 karena
 Didi

    persiapan
 amal
 seolah
 kita
 begitu
 gagah
 ketika
 di
  Alfatihah
!

    yang
menjemput,
bukan
maut
 panggung,
 tapi
 menjalani
  (sumber:
Facebook)
    yang
menjemput
kita.  usaha
keras
untuk
terus

    12
|
EXPOSEMEDIA.ID
 |
Edisi
Jum’at,
8
Mei
2020
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17