Page 5 - EXPOSEMEDIA.ID -- Edisi Jum'at, 8 Mei 2020
P. 5
EXPOSEMEDIA
MERAWAT
AKAL
SEHAT
SOSIAL
BUDAYA
Moda
Diizinkan
Operasi,
Mudiknya
Tetap
Dilarang
EXPOSEMEDIA,
JAKARTA
-
Kebijakan
pemerintah
mengizinkan
angkutan
umum
beroperasi
lagi
di
saat
ada
larangan
mudik
bikin
kepala
daerah
bingung
tujuh
keliling.
Rencana
pengoperasian
kembali
angkutan
umum
diucapkan
Menteri
Perhubungan
Budi
Karya
Sumadi
saat
Raker
bersama
Komisi
V
DPR,
Rabu
(6/5).
enurut
dia,
hal
ini
sesuai
dengan
Permen
25
Tahun
2020
soal
Mpengaturan
transportasi
saat
Mudik
Lebaran.
“intinya
adalah
penjabaran,
bukan
relaksasi
lho
ya.
Artinya
dimungkinkan
semua
moda
angkutan,
baik
udara,
kereta
api,
laut,
bus,
untuk
kembali
beroperasi
dengan
catatan
harus
mentaati
protokol
kesehatan,”
cetus
pria
yang
akrab
disapa
BKS
ini.
Kebijakan
ini
berlaku
efektif
sejak
kemarin.
Adapun
yang
menyusun
kriteria
penumpang
boleh
bepergian
keluar
daerah
adalah
Badan
Nasonal
penanggulangan
Bencana
(BNPB)
dan
Kementerian
Kesehatan.
“Operasinya
mulai
7
Mei.
Pesawat
segala
“Itulah
yang
membingungkan.
Ini
boleh
Tugas.
Mungkin
kami
juga
agak
macam
dengan
penumpang
khusus
tapi
mudik
atau
dilarang.
Kalau
memang
confuse,”
kata
Khofifah.
tidak
boleh
mudik
sama
sekali,”
ujar
pria
dilarang,
imbasnya
ke
pengusaha
yang
akrab
disapa
BKS
ini. otobus.
Begitu
juga
dengan
kereta
api.
Padahal,
kata
Khofifah,
hanya
kendaraan
Siapa
yang
akan
naik,
apakah
satu
ger
tertentu
yang
boleh
masuk
ke
wilayah
Bagaimana
respons
kepala
daerah?
bong
akan
diisi
beberapa
orang,
apakah
PSBB.
Poin
ini
yang
membuatnya
Tidak
sedikit
yang
bingung.
dimulai
dari
bisa
memenuhi
biaya
operasional,”
cecar
bingung
menerjemahkan
kebijakan
Wakil
Wali
Kota
Bogor
Dedie
A
Rachim.
Dedie. pusat
yang
melonggarkan
transportasi
di
Dia
heran,
bagaimana
kebijakan
ini
bisa
tengah
penerapan
PSBB.
terbit,
sementara
ada
larangan
mudik.
Intinya,
Dedie
mendukung
apa
yang
dilakukan
pusat.
Namun
dia
meminta,
“Kendaraan
yang
masuk
ke
area
PSBB,
“Bingung
ya
kita.
Kita
kembalikan
ke
kebijakan
tersebut
harus
jelas,
dan
bisa
pasti
hanya
kendaraan
yang
dengan
pengusaha
angkutan
otobus
saja,”
dimengerti
banyak
orang.
pengecualian
itu.
Perekonomian,
ungkapnya
kepada
Rakyat
Merdeka,
perdagangan
masuk
pengecualian,”
kemarin. “Buat
kita,
silakan
pemerintah
pusat
mau
imbuhnya.
buat
kebijakan
apa.
Kita
amankan.
Siapa
yang
akan
naik
angkutan
di
tengah
Te t a p i
t i d a k
m e m b i n g u n g k a n
Berbeda
dengan
dua
kepala
daerah
PSBB
dan
larangan
mudik.
Dia
juga
pengusaha,
tidak
membingungkan
sebelumnya,
Gubernur
Jawa
Tengah,
mempertanyakan,
nasib
pengusaha
masyarakat,”
pesannya. Ganjar
Pranowo
memahami
maksud
angkutan.
Apakah
akan
memenuhi
aturan
itu.
Kepada
Rakyat
Merdeka,
dia
standar
jumlah
penumpang
untuk
Gubernur
Jawa
Timur,
Khofifah
Indar
mengaku
sudah
meminta
penjelasan
ke
menutupi
biaya
operasional.
Selain
juga
Parawansa
pun
bingung.
Menurutnya,
pusat.
Pengembangan
Permen
25
tetap
m e n j a m i n
p e n u m p a n g
t i d a k
kebijakan
itu
akan
mengganggu
melarang
mudik.
Hanya
saja
memang
dipulangkan
di
tengah
jalan
karena
penerapan
PSBB
di
sejumlah
daerah.
ada
poinpoin
tertentu
yang
membuat
terciduk
di
check
point
PSBB
dengan
sebagian
kepala
daerah
bingung.
alasan
tidak
memenuhi
kriteria.
“Kami
yang
sedang
menyiapkan
proses
upaya
untuk
pencegahan
lebih
terukur
“Kemarin
saya
komunikasi
dengan
pusat
Dengan
kebijakan
ini,
tidak
menutup
lagi
dari
penyebaran
Covid19.
Tibatiba,
tidak
begitu.
Mudik
itu
dilarang,
titik.
k e m u n g k i n a n
a d a
o ra n g
ya n g
kemudian
dilonggarkan
transportasi
Kemungkinan
itu
menjawab
pertanyaan,
memanfaatkan
celah
untuk
mudik. tanpa
membaca
surat
edaran
dari
Gugus
seandainya
kemudian
dibutuhkan
5
|
EXPOSEMEDIA.ID
|
Edisi
Jum’at,
8
Mei
2020

