Enam Petinju Sulut Tembus Final Kejurnas 2026, Hendra Jacob Tegaskan Komitmen Bangkitkan Marwah Tinju Daerah

EXPOSEMEDIA, JAKARTA– Kebangkitan olahraga tinju Sulawesi Utara mulai menunjukkan geliat positif. Sebanyak enam petinju binaan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sulawesi Utara berhasil menembus babak final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tinju Amatir Elite, Youth dan Junior Pertina 2026 yang berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Pluit Village Mall, Jakarta Utara.

Ketua Umum Pertina Sulawesi Utara, Hendra Jacob, S.IP., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perjuangan para atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama kejuaraan berlangsung. “Pencapaian tersebut menjadi kebanggaan bagi dunia olahraga Sulawesi Utara sekaligus membuka peluang bagi para atlet untuk mengukir prestasi di tingkat nasional,” terangnya.

Hendra menambahkan, keberhasilan enam dari 11 petinju Sulut menembus partai final merupakan hasil kerja keras, disiplin, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah. “Keberhasilan enam petinju Sulut menembus partai puncak menjadi momentum penting bagi dunia olahraga tinju daerah. Pencapaian ini bukan sekadar tentang kemenangan di atas ring, melainkan juga tentang harga diri, kehormatan, dan marwah olahraga tinju Sulawesi Utara yang harus terus dijaga,” ucapnya saat diwawancarai melalui telepon.

Baca Juga:  KAHMI, Kekuatan Etik, dari Batam menuju Manado

Ia menegaskan, prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga besar Pertina Sulut, tetapi juga seluruh masyarakat Sulawesi Utara. “Kami ingin membuktikan bahwa marwah tinju Sulut harus tetap berdiri tegak dan prestasinya harus terus dipertahankan. Mengangkat Marwah, Mempertahankan Kejayaan Tinju Sulut. Sulawesi Utara memiliki sejarah panjang dalam melahirkan atlet-atlet tinju tangguh. Karena itu, kejayaan tersebut tidak boleh sekadar menjadi cerita masa lalu, tetapi harus terus diperjuangkan melalui pembinaan atlet yang terarah, berkelanjutan, dan bertanggung jawab,” tegas Hendra.

Baca Juga:  KPU Kota Manado Mulai Gelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara

Bagi Hendra, prestasi olahraga tidak semata-mata diukur dari medali atau kemenangan dalam sebuah kejuaraan. Lebih dari itu, olahraga juga menjadi sarana membangun karakter generasi muda yang disiplin, berani, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas. “Kita tidak boleh membiarkan kejayaan tinju Sulawesi Utara hanya menjadi kenangan. Kita harus bangkit, bekerja keras, dan membuktikan bahwa anak-anak Sulut mampu bersaing dengan petinju dari daerah mana pun di IndIndonesia” ungkapnya.

Hendra juga mengingatkan bahwa mempertahankan prestasi membutuhkan perjuangan yang tidak kalah berat dibandingkan saat meraihnya. “Karena itu, diperlukan komitmen bersama antara pengurus organisasi, pelatih, atlet, pemerintah daerah, dan masyarakat,” pungkas pria low profile ini.(ale/*)

Baca Juga:  Kepala BP2MI: Sering CPMI Salah Kaprah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *