Dilantik Wamen Daniel Simanjuntak, Inggrid Manangka Sebut MPI Sulut Lanngsung Dorong Gerakan Sosial

EXPOSEMEDIA, MANADO—Matahari Pagi Indonesia mendorong penguatan gerakan sosial berbasis masyarakat melalui berbagai kegiatan sederhana yang diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.Sejumlah program yang menjadi perhatian organisasi ini antara lain gerakan Makan Bahagia Gratis, khususnya bagi sekolah-sekolah yang belum tersentuh program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Selain itu, terdapat pula kegiatan membersihkan rumah ibadah serta gerakan membersihkan toilet sekolah. Program tersebut diharapkan menjadi bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial yang dimulai dari lingkungan terdekat. “Hal sederhana yang kami harapkan adalah menggerakkan kegiatan sosial kecil, seperti Makan Bahagia Gratis,” ungkap Theresia Inggrid Manangka, Ketua MPI Sulut.

Lanjutnya, program tersebu sudah dilakukan di beberapa daerah untuk sekolah-sekolah yang belum tersentuh MBG. “da juga program bersih-bersih rumah ibadah dan gerakan membersihkan toilet sekolah. Kami ingin mendorong gerakan seperti ini. Berbagai program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, termasuk MBG, perlu mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” ucap Theresia.

Baca Juga:  Media Center KPU Sulut Resmi Beroperasi, Ini Pesan Kenly Poluan

Inggrid juga menambahkan,  gerakan sosial yang digagas masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan dan menjadi pelengkap upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat. “Dalam konteks tersebut, pelantikan pengurus Matahari Pagi Indonesia Sulawesi Utara diharapkan tidak berhenti pada seremoni organisasi semata. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal untuk menghadirkan berbagai aksi nyata yang menyentuh kehidupan masyarakat,” terangnya.

Angg.rit juga berharap, Matahari Pagi Indonesia dapat membangun gerakan yang mampu merangkul keberagaman, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan semangat Matahari Pagi, organisasi ini membawa harapan agar perbedaan tidak menjadi sekat pemisah, melainkan kekuatan untuk membangun Indonesia yang lebih bersatu, toleran, dan berkeadaban,” pungkasnya. (ale/*)

Baca Juga:  Tinjau Lapangan di Ciledug, Anggraini Jatmika Berharap Persoalan Banjir Teratasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *