HomeBerita Utama

Syahrul Poli Siap Hadang Obsesi Depri Pontoh Pimpin PPP Sulut

Syahrul Poli (Foto Istimewa)

EXPOSEMEDIA.ID, MANADO – Tensi politik jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kian meningkat. Pasalnya, setelah demonstrasi kader akar rumput PPP Sulut di Sekretariat PPP Sulut, Rabu (19/5/2021). Kini menucul manuver dan perlawanan terhadap Depri Pontoh (DP), selaku Ketua PPP Sulut.

Dimana Depri yang dikabarkan berambisi maju lagi memimpin PPP Sulut bakal dijegal para tokoh senior PPP Sulut. Salah satunya, Syahrul Poli, SH. Mantan anggota DPRD Provinsi Sulut ini mengaku siap melawan DP di Muswil PPP Sulut, tanggal 24-25 Mei 2021 tersebut.

“Saya akan maju bertarung. Siap melawan Depri Pontoh, apalagi kondisi riilnya PPP di Sulut mengalami kemunduran yang luar biasa. Pemilu 2019 dan Pilkada 2020 adalah fakta saudara Depri gagal membangun PPP Sulut,” ujar Sahrul, Kamis (20/5/2021).

Baca Juga:  Minus Depri, Wahyudi Karaeng Juga Sowan ke Djafar untuk Rebut PPP

Politisi senior yang juga Ketua PHBI Sulut itu menguraikan terkait keseriusan Depri memajukan PPP Sulut yang terus-menerus dipertanyakan kader akar ruput dan para senior PPP di Sulut. Bagi Syahrul, solusi memajukan partai politik berlambang Ka’bah ini yakni dengan mengganti Depri sebagai Ketua.

“Bukan lagi seduh, sebagian kader akar rumput dan senior-senior mulai resah. Takut PPP Sulut makin hilang ketika Depri kembali mempin partai ini diperiode kedua. Kasihan, itu sebabnya saya siap menyelamatkan PPP Sulut. Marwah partai ini begitu dihormati, jangan diposisikan seolah-olah menjadi partisan atau pelengkap dalam koalisi politik, pada urusan eksternal,” tutur Syahrul tegas.

Baca Juga:  H2M Legislator Senayan, Prihatin Pagu Indikatif Kementerian PUPR Menurun

Obsesi DP akan tenggelam, terancam gagal. Bahkan skenario memunculkan DP sebagai calon tunggal Ketua PPP Sulut mendapat bantahan keras Syahrul. Menurutnya PPP Sulut punya banyak kader potensial yang layak diusung sebagai Ketua. Politisi senior PPP ini berpesan agar panitia berperan netral membuka kesempatan seluas-luasnya kepada bakal calon Ketua untuk bertarung terbuka sesuai AD/ART yang berlaku.

Suasana demonstrasi damai di Sekretariat PPP Sulut (Foto Exposemedia)

“PPP Sulut punya banyak kader unggulan. Mereka harus diberdayakan, itu sebabnya konsep yang saya usung adalah kolaborasi kekuatan internal. Para kader yang tumpah ruah jangan ditutup peluangnya untuk maju sebagai Ketua PPP Sulut. Jangan ada skenario calon tunggal. Ikut saja AD/ART lalu panitia netral, sebab kita semua merindukan PPP Sulut berkembang pesat,” kata Syahrul.

Baca Juga:  CEP: Kader Golkar Harus Tanggap Hadapi Covid-19

Terkait demonstrasi damai kader akar rumput dan pengurus Angkatan Muda Ka’bah (AMK) Sulut, Syahrul menyampaikan bahwa itu dinamika demokrasi yang lazim. Syahrul menambahkan wujud kerinduan kader untuk memajukan PPP disampaikan dalam aksi tersebut. Dan dinamika itu dilihatnya sebagai bentuk kritik pedas dan evaluasi terhadap DP.

“Itu adalah ekpresi rasa cinta terhadap partai yang selama ini mereka rindu akan pemimpin partai yang sungguh-sungguh. Mereka beeharap pemimpin PPP Sulut dengan tulus membesarkan partai. Sebab satu periode ini kader PPP Sulut seperti anak kehilangan induknya. Saya berkomitmen menyelamatkan PPP di Sulut yang berada di ambang kehancuran karena kesalahan yang mereka mengurus selama ini,” tutur Syahrul menutup. (*/Amas)

COMMENTS